bLink

Tuesday, August 24, 2010

-Hebatnya Kata-Kata Dalam Mengurangi Stress-


Hay hadir kembali dg topik yang lain hoho yoha tips sehat byar semua pada sehat (pdhal yg ngetik ne klo diliat kagak ada sehat2ny Wkwkwk..Tp its ok lah.. yang penting ilmunya dlu br prakteknya ntar. Ilmu yg diriku tulis kali ne berhubungan ama "kata-kata" wew.. ya kata-kata ternyata mempunyai dampak n kekuatan dalam mempengaruhi kondisi kesehatan kita, Seperti posting yg q kutip dari artikel kapanlagi.com, Satu hal yang biasanya dapat mengakibatkan kita mengalami stres, depresi dan kecemasan adalah bergantung pada kata-kata yang biasanya kita gunakan dalam menggambarkan kondisi atau keadaan tertentu yang kita alami. Dengan menggunakan kata-kata bernada keras dan penuh emosi, kesedihan atau rasa sakit akan memicu respon yang menakutkan. Dan terlebih lagi, pemilihan kata yang buruk justru akan memperburuk rasa sakit yang dirasakan. Sebenarnya, kata-kata memiliki kekuatan lebih, dan dalam posting ini akan ditunjukan tiga kata yang paling buruk, yang dapat kita gunakan serta bagaimana akibatnya terhadap emosi kita, dan tiga kata baik sebagai kebalikannya. Dalam keadaan ini, rasa sakit akan terlontar dengan cara negatif, sebagai reaksi dari setiap kejadian dalam hidup yang dialami orang tersebut. Salah satu reaksi negatif adalah dengan mengeluarkan kata-kata bernada keras serta penuh emosi,yang justru akan membuat masalah sepele jadi besar. Ada tiga kata yang membuat emosi kita jatuh ke bagian paling dasar, yaitu Semuanya, Tak Ada dan Tak Akan Pernah. Sebagai contoh, hubungan kita sedang mengalami guncangan dan bahkan sepertinya tak akan dapat dipertahankan. Dan berikut bagaimana tiga kata di atas justru mendorong Anda pada titik stress, depresi serta kegelisahan. yang terjadi dalam hidupku selalu berakhir buruk. lagi yang kuinginkan tanpanya. Aku Tak Akan Pernah bisa tertawa lagi."Dapatkah kita lihat betapa merusaknya reaksi emosi tinggi ? Dan dapatkah kita lihat, betapa kata-kata itu justru mendorong stress dengan memberi arti kejadian itu layaknya bencana besar? Untuk menghindari membangkitkan emosi menakutkan ini, kita dapat menggunakan tiga kata yang lebih baik, lebih tidak emosional , sehingga dapat meredakan intensitasnya, yaitu Hanya - untuk mengganti Semuanya - Sementara untuk mengganti Tak Akan Pernah - Beberapa - untuk mengganti Tak Ada. Seperti contoh, ungkapan dalam kasus yang sama: "Baiklah, hubungan kami berakhir, tapi itu mempengaruhi kehidupan cintaku. hal akan berubah, tapi pekerjaan, teman-teman, hobi kehidupan sosial -ku masih berjalan seperti biasa. Sekarang aku terluka, tapi itu hanya dan segalanya akan berjalan normal sejalan dengan waktu."Dapatkah kita lihat, betapa kata-kata ini dapat mengurangi pengaruh dan lebih banyak memberi kekuatan? Nah, kita dapat memilih, kata-kata mana yang dapat membuat kita lebih kuat, saat mengalami hal-hal buruk dalam kehidupan ini. Jika kata-kata postif dapat memberi dampak yang lebih baik untuk menghindari stress, depresi dan kecemasan, kenapa tak memilih menggunakannya?

No comments:

Post a Comment