bLink

Thursday, August 16, 2012

"Sebuah Kisah Antara Allah dan Sang Kekasih"

"Antara Allah dan Sang Kekasih" Seorang perawan desa sedang pergi untuk menemui kekasihnya. Ia melewati seorang yang sedang melakukan shalat. Karena tidak tahu, ia berjalan di depan org itu adalah suatu hal yang dilarang oleh agama. org itu sangat marah, hingga ketika gadis itu kembali lewat di dekatnya, ia memarahinya.

Ia berkata. “Alangkah berdosanya, hai gadis muda, berjalan di depanku ketik a aku sedang shalat.!!“

Gadis itu berkata, “Apa artinya shalat?“

 Dijawab, “Aku sedang memikirkan Allah, Tuhan langit dan bumi.“

 Gadis itu berkata, “Maafkan aku, aku belum tahu Allah dan shalat bagi-Nya, tetapi tadi aku sedang berjalan menuju kekasihku dan memikirkan kekasihku, hingga aku tak melihatmu sedang shalat. Aku heran bagaimana anda yang sedang memikirkan Allah dapat melihatku?“

 Perkataan gadis itu sangat berkesan pada org itu hingga ia berkata, “Sejak saat ini, hai gadis, engkau adalah guruku. Akulah yang harus belajar darimu.” _____________________________________________________________________________>>>>>>> si gadis itu memeberikan pelajaran yg sangad berharga pada orang yg shalat itu tentang arti sebuah KEKASIH, Tiada hal yg paling berarti dalam hidup ini kecuali seorang kekasih.. karna hanya kekasih sejati yg selalu ada untuk kita, yg selalu bersama kita, yg selalu membahagiakan kita, yg selalu merindukan kita, yg selalu mencintai kita ketika seseorang memikirkan kekasihnya

maka tiada hal lain yg bisa mengganggu alam sadarnya kecuali tentang sang kekasihnya semata sebagaimana halnya si gadis itu yg sedang mencari n memikirkan kekasihnya.. tiada hal lain yg diingat kecuali kekasihnya, tiada hal lain yg dilihat kecuali tentang kekasihnya sampai2 ada orang shalat dia tak melihatnya dikarenakan hati dan pikirannya dipenuhi dengan SANG KEKASIH bagi orang yg mencintai TUHAN,

maka hanya Tuhan lah satu2nya SANG KEKASIH SEJATI.. karna DIA sANG MAHA KASIH.. LEBIH AGUNG KASIHNYA MELEBIHI KASIHNYA SEORANG IBU PADA ANAKNYA.. maka orang yg shalat itu berani berkata "hai gadis sekarang kaulah guruku" karna si gadis itu memberikan pengajaran bahwasanya ketika shalat sesungguhnya seseorang sedang berhadap2an dg SANG KEKASIH..

maka sudah selayaknya lah dia tak memikirkan hal lain lagi kecuali tentang SANG MAHA KASIH, sudah sepatutnyalah dia tak melihat hal lain lagi kecuali hal tentang SANG KEKASIH, tapi kenapa org yg shalat itu td masih sibuk melihat orang yg lewat didepannya padahal dia SEDANG BERJUMPA DENGAN KEKASIH YANG MAHA KASIH

No comments:

Post a Comment